oleh

Disoal Warga, Proyek Plengsengan di Desa Peleyan Gunakan Pasir Campur Tanah

-Desaku, Headline-5.580 views

SITUBONDO (Ringgit.id)- Proyek Plengsengan di Desa Peleyan Kecamatan Kapongan, Situbondo, Jawa Timur, diduga dikerjakan asal-asalan. Jelas saja, proyek senilai Rp 51.196.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2018 ini, disoal warga setempat.

Menurut Samari, warga setempat, pasir yang digunakan untuk proyek plengsengan tersebut kondisinya jelek. Bahkan bercampur tanah. Sehingga warga memastikan kualitas proyek tersebut sangatlah buruk.

“Lihat saja nanti, plengsengan ini tak akan tahan lama. Paling beberapa bulan kedepan sudah hancur dan rusak bangunannya,” ujarnya.

Tak hanya itu, campuran perekat semen yang digunakan tak sesuai besetek RAB dan gambar desain proyek. “Coba langsung cek lokasi saja mas, pekerjaan Plengsengan sangat tidak wajar. Itu uang negara kalau pekerjaan seperti itu, kan merugikan rakyat mas. Misal, campuran semen yang seharusnya 4:1, malah hanya di pakai sekrup kecil mas. Juga pasirnya campuran tanah,” terangnya.

Pengakuan salah satu pekerja, dirinya tak tahu menahu karena dirinya baru bekerja sehari kemarin. Sementara pekerjaan itu sudah berjalan dua pekan.

“Maaf mas, saya baru bekerja satu hari disini. Jadi tidak tahu menahu tentang pekerjaan ini. Masalah campuran saya hanya sesuai perintah kepala tukang,” katanya terlihat gugup.

Ditanya kepada Kepala Tukang, Misdar, mengatakan dirinya hanya bekerja sesuai petunjuk Kepala Desa. Dirinya menganjurkan, agar langsung menanyakan kepada Kepala Desa, Jumadi.

“Saya tidak tahu siapa TPK-nya mas. Saya hanya Kepala Tukang disini, yang saya lakukan iya sesuai perintah Kepala Desa, Bapak Jumadi. Lebih baik langsung tanyakan ke Kepala Desa saja mas,” tuturnya. (ong/ red)

Berita Umpan