oleh

Polres Akan Tindak Tambang Ilegal, APSI Minta Pikirkan Penambangan Rakyat

SITUBONDO (ringgit.news)- Maraknya tambang galian c tanpa mengantongi izin alias ilegal, yang masih beroperasi di wilayah hukum Situbondo, Jawa Timur, baru mendapat respon dari Kepolisian Resor (Polres) Situbondo. Dalam waktu dekat, polisi berjanji akan menindak tegas para penambang yang melakukan aktivitas tambangnya tanpa izin alias ilegal.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Maskur menyampaikan hal tersebut. Dirinya mengaku mendapat instruksi dari atasannya, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, agar segera menertibkan aktivitas tambang ilegal.

“Sesuai instruksi dan kebijakan Kapolres Situbondo, kami akan melakukan penindakan dan penertiban terhadap adanya tambang ilegal di Situbondo. Kami juga akan melakukan koordinasi bersama stakeholder lintas instansi pemerintah, dalam waktu dekat ini,” ujar Kasat Maskur.

Tak hanya itu, Maskur mengaku sebelumnya akan segera melakukan pengecekan secara adminiftratif, bagi tambang yang sudah memiliki izin. Serta akan menghentikan aktifitas tambang yang dilakukan penambang, yang tak memilliki izin lengkap.

“Kami akan melakukan pengecekan secara adminidtratif bagi tambang yang sudag lengkap perizinannya. Kami segera hentikan aktifitas penambangan, bagi yang belum memiliki izin lengkap,” jelasnya.

Menurutnya, data yang dihimpun Polres Situbondo terdapat 12 lokasi tambang yang sudah memiliki izin lengkap. Dikatakan, itu sesuai dengan data tambang pada Bagian Perekonomian pemerintah Kabupaten (pemkab) Situbondo.

Sebelum melakukan penertiban, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Diantaranya, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan pihak terkait lainnya.

Ditanya kenapa baru akan melakukan peneritaban dan penindakan? Kasat Maskur menegaskan agar situasi kondusif di masa Pemilu Legislatif dan Presiden. Sehingga disaat itu, pihaknya hanya melakukan pengawasan dan memberikan toleransi.

“Dari kemaren kami tidak melakukan penindakan dan penertiban, itu karena menjaga konduifitas. Saat ini kami akan melakukan penindakan dan penghentian bagi tambang ilegal, yang masih beraktifitas,” pungkas Maskur.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Penambang Situbondo (APSI) Amirul Mustafa memberikan apresiasi dan mengacungkan jempol, jika Polres Situbondo akan menertibkan aktivitas tambang ilegal. Namun, pihaknya meminta kepada polisi agar juga mempertimbangkan sisi keadilan bagi pertambangan rakyat di Situbondo.

Menurutnya, adanya aktivitas tambang rakyat di sejumlah titik tidak bisa diberlakukan sama dengan aktivitas pertambangan umum yang dilakukan para pelaku usaha tambang. Bagi masyarakat yang mencari makan dari aktivitas tambang rakyat, harus dipertimbangkan oleh pihak berwenang.

“Berbicara pertambangan di Situbondo, tentunya soal legal dan ilegal. Namun satu hal yang perlu diperhatikan, bahwa pertambangan rakyat itu tidak bisa mengurus ijinnnya sampai sekarang. Makanya ini harus menjadi pertimbangan polisi, sisi keadilan dan kemanusian disini jangan disamakan dengan aktivitas tambang secara umum,” sergah Amir, panggilan akrab pria kelahiran Keluarahan Patokan Situbondo ini.

“Mereka (penambang rakyat) itu mencari makan dan hidup mengais rejeki, dari penambangan manual di sungai dan pegunungan. Itu perlu diperhatikan itu harus mendapatkan keadilan, jadi tidak baik juga jika harus ditertibkan,” imbuhnya lagi. (asr/ red)

Komentar

Berita Umpan