oleh

Polres Situbondo Amankan Dump Truk dan Alat Berat Dari Lokasi Tambang Kotakan

SITUBONDO (ringgit.news)- Kepolisian resor (Polres) Situbondo, nampaknya tak main-main dan mulai menunjukkan taringnya, dalam upaya penertiban tambang yang tidak berizin alias ilegal. Setelah sebelumnya memastikan 2 lokasi tambang ilegal di Kecamatan Panji tak beroperasi, Minggu (28/07/2019) kembali melakukan patroli penertiban tambang di daerah Kecamatan Kota/ Situbondo.

Alhasil, polisi berhasil mengamankan 2 dump truk dan 1 alat berat dari lokasi tambang ilegal di kawasan Desa Kotakan, karena masih beroperasi. Diungkapkan Kabag Ops Polres Situbondo, lokasi tambang ini milik HT, warga Situbondo.

“Kami telah mengamankan 2 dump truk serta 1 alat berat, di lokasi tambang milik HT. tepatnya di Desa Kotakan Jalan Tembus baru Kecamatan Kota/ Situbondo. Sebelumnya, kami dapat informasi masyarakat bahwa ada tambang ilegal yang beraktivitas,” ungkapnya.

Pengamanan dump truk dan alat berat itu dilakukan, kata Hermanto, karena saat didatangi petugas sedang beraktivitas. Berbeda dengan 2 lokasi tambang ilegal sebelumnya di Kecamatan panji, saat didatangi petugas tidak ada aktivitas.

Sementra itu, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono menegaskan pengamanan 2 dump truk dan 1 alat berat itu, dalam rangka penegakan hukum maraknya tambang liar di wilayah hukum Situbondo.

“Kemarin, hari minggu tanggal 28 Juli 2019. Polres melakukan penertiban tambang ilegal di Desa Kotakan Jalan Tembus baru. Mengamankan alat bukti dump truk dan alat berat. Kami akan melakukan pemeriksaan terkait izin pertambangannya. Untuk pemanfaat material tentunya nanti kami jadikan saksi. Penertiban ini akan terus kami lakukan,” ujar Awan.

Tak hanya itu, Kapolres Awan juga berjanji akan menertibkan keberadaan Perusahaan Pecah batu atau Stone Crusher di sejumlah titik di Situbondo. Selain mempertanyakan kelengkapan izin operasionalnya, juga sumber material batu berasal dari tambang legal atau tidak.

“Untuk stone crusher tentu kami juga akan melakukan penertiban, jika tidak memikiki izin lengkap,” pungkas Awan Hariono. (asr/ gus/ red)

Komentar