oleh

30.923 Peserta BPJS KIS Bondowoso Dinonaktifkan Per 1 Agustus 2019

BONDOWOSO (ringgit.news)- Sebanyak 30.923 peserta BPJS Kesehatan di Bondowoso sudah dinonaktifkan per 1 Agustus 2019. Alasannya, peserta ini tak masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Zaiful Bahri, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso, Kamis (08/08/2019) mengatakan, data yang dinonaktifkan tersebut merupakan peserta BPJS KIS atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Jadi data itu masih menimbulkan permasalahan atau diragukan. Karena itu dinonaktifkan. Ini berlaku secara nasional,” katanya usai memimpin acara Evaluasi terhadap Verifali Data Basis Data Terpadu (BDT) Finalisasi bulan Juli 2019, dan Bimtek Verifali BDT kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial di Pendopo Kecamatan Wonosari.

Ia melanjutkan, meski dinonaktifkan, Bondowoso mendapatkan pengganti BPJS PBI JKN sebanyak 49.107. Untuk itulah, pihaknya dalam dua minggu terakhir akan keliling ke kecamatan untuk meminta seluruh desa, melakukan verifikasi ulang pada peserta yang telah dinonaktifkan tersebut.

Untuk selanjutnya, jika memang betul-betul miskin hendaknya data itu dimusdeskan dan dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

“Mereka yang 30-ribuan yang sudah dikeluarkan, kalau memang betul-betul miskin diverifikasi. Di-musdeskan (Musyawarah Desa), diusulkan, dimasukkan ke sistem. Nanti ketika sudah terdata di BDT, KIS-nya akan aktif kembali,” imbuhnya.

Ditambahkan, hasil verifikasi di lapangan harus di-musdeskan, karena dengan begitu ini akan menjadi keputusan desa, bukan keputusan Kades. Sehingga, tidak ada keluhan lagi terhadap data tersebut di kemudian hari.
“Ditargetkan ya verifali data BPJS KIS ini, bisa selesai secepatnya,” ungkapnya.

Di tempat lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, Imron menerangkan, peserta yang dinonaktifkan betul-betul miskin, maka pihaknya akan mengupayakan untuk diintegrasikan.

“Itu yang akan kita upayakan nanti, seandainya betul-betul miskin jika anggaran kita cukup. Maka akan kita integrasikan,” jelasnya.

Menurutnya, pengguna BPJS Kesehatan di Bondowoso mencapai sekitar 520-ribuan. Baik dari pengguna KIS, PNS, TNI, dan Polri. (ch/ fik/ gus/ red)

Komentar

Berita Umpan