“Misalnya, pemilih yang kebetulan pada hari Sabtu tidak bisa hadir mencoblos karena sedang bekerja. Sementara, pada pemungutan sebelumnya, yang bersangkutan sudah menyalurkan hak pilihnya. Maka secara konstitusional, aspirasi yang pernah disalurkan menjadi tidak berharga, karena PSU tersebut,” ungkap Eko.

“Saya berani memastikan, bahwa apa yang dilakukan Panwascam ini terkait rekomendasi PSU itu, saya pastikan tidak ada pesanan dari siapapun. Karena ini melihat kejadian dan fakta, kemudian berdasarkan penelitian dan pemeriksaan. Sesuai ketentuan kriteria keempat dalam PKPU 3/2019. Ketika ada kejadian seperti itu, harus dilakukan PSU,” jelas Murtapik.

“Jadi PSU ini bukan kehendak dari KPU. Tapi KPU melaksanakan rekomendasi dari Panwascam yang sudah diberi ijin oleh Bawaslu Situbondo. Ada 3 titik yang akan digelar PSU, di Kecamatan Asembagus 1 TPS dan di Kecamatan Panji ada 2 TPS,” jelas Marwoto, saat ditemui ringgit.id di kantornya Jalan Cendrawasih, Situbondo.